Kamis, 22 April 2021

Kumpulan Ayat Alkitab Tentang Kasih dan Bersyukur


Ayat Alkitab Tentang Kasih, Bersyukur, Sahabat, Ulang Tahun dan Motivasi
AYAT ALKITAB TENTANG KASIH
Mengasihi Karena Telah Terlebih Dahulu Dikasihi
Bacaan: Matius 22:34-40
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang mampu yang lain kalau yang seorang menaruuh dendam terhadap yang lain, serupa layaknya Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”
Kolose 3:13-14
Kasih. Berbicara mengenai kasih tentu tidak mampu pernah habis sebab kasih itu tidak terbatas Kasih istri kepada suaminya, kasih suami kepada istrinya, kasih orang tua kepada anaknya, kasih anak kepada orang tuanya, kasih Tuhan kepada kita dan juga kasih kita kepada Tuhan. Di didalam kasih tersedia suatu timbal balik. Ketika kita mengasihi tentu kita terhitung dikasihi.
Sebenarnya apa itu kasih? Dalam 1 Korintus 13:4-8 dijelaskan demikianlah “Kasih itu sabar; kasih itu tidak mahal hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak jalankan yang tidak sopan dan tidak melacak keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kekeliruan orang lain. Ia tidak bersukacita sebab ketidakadilan, tapi ia bersukacita sebab kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, menghendaki segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat mampu berakhir; bahasa roh mampu berhenti; ilmu mampu lenyap.” Ketika seseorang mengasihi sesamanya bermakna orang itu paham bahwa dirinya telah lebih dikasihi lebih-lebih dahulu. Bagaimana Allah mengasihi kita? Allah mengasihi kita bersama bersama memberikan anakNya yang tunggal Tuhan kita Yesus Kristus untuk menebus dosa dan kekeliruan kita supaya kita tidak jatuh ke didalam maut melainkan memperoleh keselamatan dan hidup kekal di tempat tinggal Bapa bersama bersama denganNya kelak.
Dalam Yohanes 15:13 terhitung dikatakan demikianlah “Tidak tersedia kasih yang lebih besar dari terhadap kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Oleh sebab itu, marilah kita mengasihi sesama kita bukan sebab paksaan melainkan kita paham bahwa Allah telah lebih-lebih dahulu mengasihi kita supaya kita terhitung mesti mengasihi sesama kita tanpa terkecuali.
Secara lazim tersedia lebih dari satu kasih yang mesti kita ketahui diantaranya Filia, Eros, Storage dan Agape. Filia merupakan kasih persahabatan yang terjalin keliru satu saudara atau kawan yang mengakibatkan kita menjadi nyaman sebab tersedia keserasian atau kesamaan pembawaan bersama bersama seseorang. Namun kasih ini mampu hilang begitu saja atau dimengerti secara sempit sebab kasih ini mampu terjalin kecuali tersedia seseorang yang mengasihi kita maka kitapun mampu mengasihi orang tersebut. “Aku mengasihimu! Oleh sebab itu kamu terhitung mesti mengasihi aku.” Karenanya, kala telah tidak tersedia keserasian umumnya kasih Filia ini mampu hilang. Selanjutnya kasih Eros. Eros merupakan kasih yang terjalin keliru satu pasangan lawan type kalau kasih yang terjalin keliru satu sepasang muda mudi atau pasangan suami istri. Kasih ini nampak sebab terdapatnya permintaan atau suatu permintaan untuk saling punyai dan nikmati secara egosentris. Meskipun tersedia kasih di dalamnya, kasih yang nampak hanya berupa kasih kala dan kasih ini mampu jatuh menjadi alat untuk mencukupi permintaan khusus layaknya pemenuhan mampu kebutuhan seksual sebab umumnya kasih ini didasari oleh udara nafsu. Kasih ini mampu hilang kecuali keliru satu pasangan telah tidak mengasihi lagi. Lalu tersedia kasih storage. Kasih ini merupakan kasih yang diberikan orang tua kepada anaknya. Kasih ini secara alamiah nampak terhadap orang tua dan anak-anak apalagi mampu nampak antar saudara atau antar pasangan suami istri.
Kaish storage merupakan kasih yang penuh kebaikan, pengorbanan dan kesungguhan hati. Namun, kasih ini mampu menjadi kasih yang berupa subjektif, memanjakan atau memaksakan kemauan atas nama kasih. Misalnya saja atas nama kasih, orang tua memaksakan kehendaknya kepada Anaknya. Ia menyuruh anaknya jalankan atau menjadi suatu perihal yang di menghendaki padahal anaknya tidak suka bersama bersama apa yang diminta oeh orang tuanya. Namun sebab rasa risau dan kasih kepada orang tuanya, anak ini terhadap kelanjutannya ikuti kata orang tuanya. Kasih yang paling akhir dan merupakan kasih sejati yaitu Agape. Agape merupakan kasih Bapa di sorga kepada anak-anakNya. Ini terbukti kala Bapa di sorga mengaruniakan anakNya yang tunggal supaya kita manusia yang berdoa diselamatkan. Karena kasihNya, Ia menebus dosa kita supaya kelak kita mampu bersamaNya. Kasih ini tidak mampu pernah hilang apalagi berkurang sedikitpun.
Hal yang mesti dimengerti mengenai kasih
Kasih punyai arti yang begitu besar dan didalam bagi masing-masing kita. Tanpa terdapatnya kasih, hidup kita mampu menjadi kosong, gelap, tak menentu dan juga tidak tersedia harapan. Lalu memang apa yang mesti kita pahami mengenai kasih itu? Mati kita memperhatikan poin-poin perlu mengenai apa itu kasih.
1. Kasih berasal dari Allah
1 Yohanes 4:7-8 memperlihatkan bahwa kasih itu berasal dari Allah dan masing-masing orang yang mengasihi tentu lahir dan mengenal Allah “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan masing-masing orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”. Ketika kita mengasihi Allah tentu kita terhitung mampu mengasihi sesama kita. Kasih yang tulus kepada sesama haruslah didasari mampu kasih Allah ini. Oleh sebab itu marilah kita mengasihi sesama kita bersama bersama tulus sebab kita telah mengenal Allah.
2. Kasih adalah alasan untuk kita bertindak
Karena kasih, kita dimampukan untuk bertindak. Bertindak untuk menolong orang yang butuh pemberian atau jalankan tindakan untuk mengerjakan sesuatu. Karena Allah telah memberikan kasihNya lebih-lebih dahulu kepada kita semestinya menjadi alasan bagi kita untuk berbuat mengenai yang serupa kepada sesama kita. Kita mesti mengasihi sesama kita supaya mereka terhitung mampu mengenal Allah dan memperoleh hidup kekal di didalam Dia.
3 . Kasih tersedia sebab kita lebih-lebih dahulu mengasihi Dia
Ketika kita telah mengasihi Allah, kita tentu mampu mampu mengasihi sesama kita. Mengapa demikian? Karena kita paham bahwa kita ini ciptaan yang lemah yang tidak mampu hidup tanpa kasih Allah. Karena kesadaran itulah, kita terhadap kelanjutannya mampu mengasihi sesama kita tanpa melihat siapa dia dan tanpa mempertanyakan mengapa kita mesti mengasihi dia. Karena yang kita paham adalah kita mengasihi Allah maka kita terhitung mesti mengasihi sesama kita.
4. Kasih itu universal tanpa membedakan
Kasih universal adalah kasih yang luas dan menyeluruh yang kita memberikan bagi sesama kita. Kasih ini tidak mampu membedakan siapa orang yang mesti dikasihi. Kasih ini didasari mampu perlunya mengasihi sesama.
5. Kasih itu rela mengampuni
Karena kasih yang kita miliki, haruslah kita rela mengampuni sesama kita yang telah jalankan kekeliruan kepada kita. Meskipun kesalahannya iyu sungguh menyakiti kita tetaplah kita mengasihi dia. Bukankah di didalam Alkitab Tuhan menyuruh kita mengasihi musuh kita apalagi mendoakannya? Janganlah kita menjadi serupa bersama bersama dunia ini yang belum mengenal Allah.
Marilah kita saling mengasihi satu serupa lain tanpa membedakan. Kita mesti saling mengasihi sebab kita paham bahwa kita telah lebih-lebih dahulu dikasihinya. Janganlah kita cuma mengasihi orang yang mengasihi kita. Tetapi, haruslah kita terhitung mengasihi musuh kita. Kasih itu haruslah berasal dari Allah. Janganlah kasih yang kita punyai adalah kasih yang menuntut. Kasihilah sesama lkita serupa layaknya kita mengasihi Tuhan dan diri kita sendiri. Tuhan Yesus memberkati.
AYAT ALKITAB TENTANG BERSYUKUR
Bersyukur
Bacaan: Filipi 4:10-20
“Mengucap syukurlah didalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di didalam Kristus Yesus bagi kamu.”
1 Tesalonika 5:18
Bersyukur. Bersyukur adalah mengenai yang enteng tapi susah dijalankan oleh banyak orang. Bersyukuradalah suatu ucapan menerima kasih kita kepada Tuhan atas segala penyertaanNya di didalam hidup kita. Bersyukur tidak cuma mesti dijalankan kala didalam situasi suka saja, tapi didalam situasi duka kita terhitung mesti bersyukur kepada Allah. Mengapa kita mesti bersyukur? Kita mesti bersyukur sebab Allah selalu menyertai kita. Jika Allah tidak menyertai kita kemungkinan kita telah tidak mampu hidup di bumi lahi.
Kunci supaya kita mampu selalu bersyukur adalah bersama bersama melihat kebaikan Tuhan yang telah dinyatakan bagi kita. Marilah kita renungkan telah berapa banyak kebaikan yang Tuhan berika seama hidup kita. Jika sulit, mari kita ingat kebaikan Tuhan selama seminggu ini. Kita ingat kembali bagaimana pemberian Tuhan itu. Keberadaan kita sampai kala ini merupakan kasih karunia yang Tuhan memberikan bagi kita. Walaupun banyak persoalan yang terjadi, itu semua tidak mampu menghapus kebaikan Tuhan yang telah diberikan kepada kita sebab kuasa Tuhan lebih besar dibandingkan persoalan yang kita hadapi. Saat kita berkesinambungan melihat kebesaran Tuhan didalam hidup kita dan tidak hanyak berfokus terhadap persoalan yang kita alami, maka kita mampu mampu berkesinambungan mengucap syukur kepadaNya.
Kita mesti ingat bahwa kita punyai Tuhan yang lebih besar dari semua nya apalagi persoalan kita sekalipun. Kita terhitung mesti percaya bahwa masing-masing pemberian Tuhan itu baik, tidak tersedia yang buruk, sebab rancangan Tuhan terhadap diri kita tidaklah mendatangkan kecelakaan tapi kebaikan. Jangan pernah memperbandingkan diri kita bersama bersama orang lain, kadang kala itulah yang justru mengakibatkan kita tidak mampu mensyukuri kehidupan yang kita miliki. Percayalah Tuhan telah memberikan yang paling baik bagi kita. Kita telah punyai bagiannya masing-masing. Tuhan tidak pernah membedakan kasihn yang Dia berikan. Kepada saya dan saudara kasih yang tercurah itu sama., cuma kitalah yang membuatnya tidak serupa bersama bersama berkesinambungan membanding-bandingkannya.
Hidup bersama bersama penuh ucapan syukur terhitung merupakan bukti seseorang telah dewasa secara rohani sebab orang itu mampu menerima masing-masing situasi yang terjadi didalam hidupnya tanpa mesti menyalahkan dirinya, orang lain apalagi Tuhan. Perlu kita ketahui, hidup yang kita alami ini berkesinambungan silih berganti. Segala suatu perihal yang kita jalani tersedia waktunya. Berhentilah mengeluh dan meratapi kedaan sebab Tuhan selalu bersama bersama bersama bersama kita. Awali masing-masing hari bersama bersama ucapan syukur maka selama hari yang kita jalani itu kita mampu merasakan damai dan hidup kita mampu bahagia. Sikap hati yang selalu mengucap syukur inilah yang menggembirakan hati Tuhan. Oleh sebab itu, kita tidak boleh berhenti mengucap syukur bagaimana pun kehhidupan kita terhadap kala ini. Rasul Paulus terhitung menasihati kita supaya kita mengucap syukur didalam segala hal. Yang bermakna kita mesti mengucap syukur didalam situasi suka maupun duka dan juga didalam situasi sakit maupun sehat. Mengucap syukur mampu mengakibatkan kita mampu menerima kehidupan ini dan menjalaninya bersama bersama penuh sukacita.
Saya mampu menceritakan tokoh yang saya kagumi dan menginspirasi saya dan juga mengakibatkan saya untuk selalu mensyukuri kehidupan yang Tuhan memberikan kepada saya. Orang itu adalah Helen Keller. Helen Adams Keller atau biasa disapa Helen Keller merupakan seorang penulis dan aktivis politik Amerika. Selain itu ia terhitung menulis artikel dan juga buku-buku terkenal keliru satunya The Story of My Life. Helen terlahir normal. Namun, kala usianya 19 bulan, ia di serang penyakit yang menyebabkannya buta dan tuli sampai terhadap kelanjutannya ia terhitung menjadi bisu. Saat selalu kecil Helen menjadi khusus yang kasar dan pemberontak apalagi ia menjadi khusus yang pemarah. Namun, seiring pertambahan usia, Helen menjadi khusus yang melampaui batasannya dan ia tidak menyerah terhadap hidupnya. Ia tidak patah semangat mampu situasi yang ia mesti jalani.
Ia tidak terhitung menyalahkan Tuhan. Bahkan lewat kekurangannya inilah ia mampu memperlihatkan bahwa ia mampu melampaui kelemahannya dan mampu memberikan berkat bagi banyak orang juga. Pasti kita pernah mengalami masa-masa susah yang mengakibatkan kita tidak mampu bersyukur kepada Tuhan. Mungkin terhitung kita terhadap kala ini tidak mampu mengucap syukur sebab kita menjadi kecewa, putus asa apalagi menjadi tidak tersedia harapan kembali untuk melanjutkan kehidupan. Kita marah apalagi kecewa bersama bersama situasi kita. Kita menjadi sakit dan sedih tapi pemberian dan kasih Tuahn menjadi begitu jauh dan tidak mampu kita gapai. Kita larut didalam perasaan sedih sebab amat fokus kepada persoalan yang kita alami. Ketika kita tidak mampu mengucap syukur tentu merupakan kekeliruan kita. Ingatlah, apa yang kita alami hari ini telah Tuhan atur. Cobaan yang kita alami tidak mampu melebihi kekuatan kita. Ketika mengucap syukur kepada Tuhan, kita tentu mampu merasakan betapa baiknya Tuhan didalam hidup kita. Bukankah kesegaran dan nafas kehidupan yang selalu kita rasakan sampai kala ini merupakan berkat Tuhan yang patut kita syukuri juga?
Jika kita cuma berkesinambungan mengingini kebahagiaan, kapan Tuhan mampu memperlihatkan kuasaNya didalam kehidupan kita? Perlu diingat dan direnungkan bahwa apa yang terjadi didalam kehidupan kita bukanlah suatu kebetulan semata, tapi itu merupakan anugerah yang Tuhan memberikan kepada kita sebagai manusia. Anugerah Tuhan bukan saja hal-hal baik layaknya yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, anugerah Tuhan terhitung mampu berupa perasaan sedih yang Tuhan ijinkan terjadi didalam kehidupan kita. Mengapa perasaan sedih yang kita alami mesti disyukuri? Ini bermakna Tuhan sayang kepada kita dan sedang mendidik kita supaya kita menjadi khusus yang dewasa bukan cuma secara fisik tapi terhitung didalam iman. Tuhan mendidik kita serupa layaknya bapa di dunia mendidik kita. Ia mendidik kita bersama bersama tegas supaya kita menjadi khusus yang tahan banting didalam hadapi cobaan. Selain itu, kala perasaan sedih menimpa kita, kuasa Tuhan justru mampu nyata didalam kelemahan kita. Bila terhadap kala ini kamu selalu susah untk mengucap syukur sebab situasi atau situasi yang kala ini kamu rasakan, marilah kita melihat alasan mengapa kita mesti bersyukur.
Allah bekerja untuk mendatangkan kebaikan didalam hidup kita

Allah sumber berkat supaya kita patut mengucap syukur kepadaNya

Allah tidak pernah meninggalkan kita

Allah mendengar masing-masing doa dan permintaan yang kita panjatkan kepadaNya

Allah selalu tersedia disetiap hari kehidupan kita apalagi didalam situasi tersedia problem serupa sekali Ia tidak pernah meninggalkan kita sendiri

Allah mendidik kita lewat masing-masing percobaan yang kita alami. Setiap apa yang kita alami didalam hidup ini merupakan proses yang mampu mendewasakan kita

Persoalan yang kita alami hanya sesaat. Ingatlah semua tersedia waktunya. Tidak selalu kita mampu susah

Ia dekat bersama bersama orang-orang yang terluka hatinya

Ia adalah menara pemberian dan kota benteng yang teguh

 Ia telah lebih-lebih dahulu merasakan kesukaran yang lebih berat dibandingkan kita

Ia telah mengangkat kita menjadi anak-anak yang dikasihiNya

Segala penderitaan yang kita alami terhadap kala ini mampu berakhir dan mampu digantikan bersama bersama kebahagiaan yang luar biasa dari Allah Bapa

Oleh sebab itu, marilah kita mengucap syukur didalam segala hal. Percayalah apa yang kita alami terhadap kala ini tidak mampu melebihi kekuatan kita dan mampu digantikan bersama bersama sukacita yang melimpah dari padaNya. Janganlah kita mengucap syukur didalam situasi suka saja. Kita terhitung mesti mengucap syukur didalam situasi susah. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. 1 Tawarikh 16:34. Tuhan Yesus memberkati.
AYAT ALKITAB TENTANG SAHABAT
Be My Best Friend
Bacaan: 1 Samuel 18:1-5
Seorang kawan akrab menyimpan kasih masing-masing waktu, dan menjadi saudara didalam kesukaran.
Amsal 17:17
Tak seorangpun dari terhadap kita mampu hidup seorang diri supaya kita butuh orang lain lebih-lebih seseorang yang mampu menguatkan kita kala lemah, menolong kita kala tidak mampu untuk terjadi lagi, menghibur kita kala sedih apalagi seseorang yang mampu sharing suka dan duka didalam segala situasi. Setiap orang tentu punyai orang paling dekat didalam hidupnya. Orang selanjutnya apalagi paham cerita kita, paham apa berlebihan dan kekurangan kita apalagi paham apa yang kita sukai dan tidak kita sukai. Orang itu apalagi mampu dikatakan sebagai seorang kawan akrab karib yang hubungannya apalagi jauh lebih dekat dibandingkan bersama bersama saudara kita sendiri.
Seorang kawan akrab apalagi mampu dimisalkan sebagai lilin yang menerangi kegelapan hidup kita. Ia mampu menuntun kita dan menguatkan kita. Ketika kita berada dititik terlemah kita, seorang kawan akrab tentu mampu mengulurkan tangannya untuk menolong kita. Bahkan didalam Amsal 18:24 dikatakan demikianlah “Ada kawan yang mendatangkan kecelakaan, tapi tersedia terhitung kawan akrab yang lebih karib dari terhadap seorang saudara.” Bukankan punyai seorang kawan akrab yang amat dekat bersama bersama kita merupakan suatu perihal mengenai yang amat membahagiakan? Namun, tak sedikit terhitung keliru satu kita yang pernah dikecewakan oleh orang yang telah kita anggap sebagai kawan akrab supaya persahabatan yang telah dibangun menjadi rusak begitu saja. Sebenarnya apa itu kawan akrab dan persahabatan layaknya apa yang mesti dibangun?
Mari kita melihat persahabatan terhadap Daud dan Yonatan. Daud dan Yonatan merupakan kawan akrab sejati yang saling mengasihi apalagi menolong dan melindungi satu serupa lain dan juga rela berkorban. Bukti loyalitas Yonatan terhadap Daud yaitu kala raja Saul ayahnya mencoba memburu Daud untuk membunuhnya, Yonatan mengusahakan untuk melindungi dan menguatkan Daud. Apa yang dijalankan Daud mampu dikatakan beresiko sebab Daud mampu saja kehilangan kekuasaan yang semestinya menjadi haknya kelak. Namun, Daud tidak mempedulikan itu. Daud selalu setia apalagi berlaku baik kepada Yonatan sebab Daud amat mengasinya. Dalam 1 Samuel 23:17 terhitung dikatakan demikianlah “dan berbicara kepadanya: “Janganlah takut, sebab tangan ayahku Saul tidak mampu menangkap engkau; engkau mampu menjadi raja Israel, dan saya mampu menjadi orang ke dua di bawahmu. Juga ayahku Saul telah paham yang demikianlah itu.”
Persahabatan merupakan suatu karunia terbesar di didalam hidup yang patut kita syukuri. Persahabatan yang sejati adalah persahabatan yang didasari mampu kasih Tuhan di dalamnya. Seorang kawan akrab mampu selalu menjadi saudara bagi kita walaupun didalam situasi yang paling sulit. Seorang kawan akrab terhitung mampu membawa kebaikan dimana ia mampu bersama bersama tegas menegur kita kecuali memang kita jalankan kesalahan. Ia terhitung mampu mengakibatkan kita menjadi dekat bersama bersama Allah. Hal ini terhitung yang dijalankan Yonatan kepada Daud sahabatnya. Ia menguatkan keyakinan Daud kepada Allah. Ini disebutkan didalam 1 Samuel 23:16 “maka bersiaplah Yonatan, anak Saul, kemudian pergi kepada Daud di Koresa. Ia menguatkan keyakinan Daud kepada Allah.”
Kasih seorang kawan akrab tidak melihat rupa, status, jabatan, fisik apalagi latar belakang. Seorang kawan akrab mampu berkesinambungan mengasihi kita bagaimanapun situasi kita. Ia terhitung tidak mampu meninggalkan kitasendirian. Dalam sebuah jalinan persahabatan, dibutuhkan pemeliharaan dan kesetiaan. Terkadang persahabatan yang kita jalani tidak selalu terjadi bersama bersama baik, tapi ingatlah, itu merupakan suatu proses yang mampu menguatkan persahabatan kita. Persahabatan mampu mengakibatkan kita bertumbuh menjadi khusus yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu, perlu bagi kita untuk melandasi persahabatan yang kita punyai bersama bersama kasih Tuhan.
Jika terhadap kala ini kita menjadi tidak punyai seorang kawan akrab yang dekat bersama bersama kita. Ingatlah, kita semua punyai 1 orang kawan akrab sejati yang tidak pernah meninggalkan kita. Ia selalu bersama bersama kita didalam masing-masing detik kehidupan kita. Ya dialah Yesus. Yesus merupakann seorang kawan akrab sekati yang amat mengasihi kita. Dalam Yohanes 15:14-15 apalagi disebutkan demikianlah “Kamu adalah sahabat-Ku, kecuali kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu kembali hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tapi Aku menyebut kamu sahabat, sebab Aku telah memberitahukan kepada kamu segala suatu perihal yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.” Yesus merupakan sosok kawan akrab yang baik. Ia rela mengorbankan nyawaNya bagi kita sahabat-sahabatNya. Lalu apakah kita selalu rela menganggap diri kita sendri dan tidak punyai kawan akrab satu orangpun?
Ciri-ciri Sahabat yang Baik
Lalu, memang kawan akrab yang baik itu layaknya  apa? Mari kita melihat satu per satu.
1. Tidak egois
“Sebaliknya, hendaklah bersama bersama rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari terhadap dirinya sendiri; dan janganlah masing-masing orang memperhatikan kepentingannya sendiri, tapi keperluan orang lain juga.” Filipi 2:3-4.  Sahabat yang baik adalah seseorang yang tidak egois. Ia tidak menganggap dirinya saja yang penting. Ia mampu bersama bersama ikhlas menolong dan menolong kita kala kita butuh bantuannya. Ia mampu menghibur dan menguatkan kita kala kita lemah, sebab ia tidak menghendaki melihat kita terjatuh. Sahabat yang baik adalah kawan akrab yang melihat kita perlu bagi dirinya. Tanpa menghendaki balasan, ia mampu mampir mengulurkan tangannya bagi kita.
2. Mengasihi kita
“Seorang kawan akrab menyimpan kasih masing-masing waktu, dan menjadi saudara didalam kesukaran.” Amsal 17:17. Sahabat yang baik adalah kawan akrab yang rela mengasihi kita. Karena ia mengasihi kita, ia tidak mampu meninggalkan kita apalagi kala kita mengalami kesulitan. Ia mampu menghibur hati kita kecuali kita sedih. Ia mampu menerima segala kekurangan kita dan mampu bersama bersama kita kapanpun dan dimanapun.
3. Menegur kecuali kita berbuat salah
“Seorang kawan memukul bersama bersama maksud baik, tapi seoang lawan mencium secara berlimpah-limpah.” Amsal 27:6. Ketika kawan akrab kita memarahi kita kala kita berbuat salah, bukan bermakna ia membenci kita. Karena dia mengasihi kita, maka ia tidak segan menegur apalagi memarahi kita kecuali apa yang kita jalankan adalah tingkah laku yang salah.
4. Mau memaafkan
“Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kekeliruan orang lain.” 1 Korintus 13:5b. Sahabat yang baik adalah kawan akrab yang rela memaafkan kekeliruan kita kala secara tidak sengaja kita menyakiti hatinya. Ia tidak mampu meninggalkan kita kala sikap kita mengecewakannya. Ketika kita menghendaki maaf dia mampu segera memaafkan kita dan selalu menerima kita bersama bersama senyuman.
5. Percaya kepada kita
“Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, menghendaki segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.” 1 Korintus 13:7. Sahabat yang baik adalah kawan akrab yang mempercayai kita. Ketika banyak perkataan yang menjelekkan kita, ia selalu percaya kepada kita dan berkesinambungan bersama bersama kita.Ia tidak mampu mempercayai perkataan orang lain begitu saja. Karena yang ia percayai hanya sahabatnya. Karena keyakinan itu, ia tidak segan untuk menceritakan rahasianya kepada kita sebab percaya kita mampu melindungi rahasia itu.
Sahabat adalah seseorang yang yang amat mengasihi kita. Ia rela menegur dan juga mengoreksi kita. Kasih seorang kawan akrab tak lekang oleh waktu, Ketika persahabatan kalian diuji, itu merupakan suatu proses untuk mendewasakan kalian. Jaga dan rawatlah jalinan persahabatan yang kalian punyai kala ini. Landaskanlah persahabatan itu bersama bersama kasih Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.
AYAT ALKITAB TENTANG ULANG TAHUN
Selamat Ulang Tahun
Bacaan: Bilangan 6:24-26
“Dan terhitung apa yang tidak kauminta Aku memberikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, supaya selama umurmu takkan tersedia seorang pun layaknya engkau di terhadap raja-raja.”
1 Raja-raja 3:13
Jika hari ini adalah hari kelahiranmu, apa yang mampu kamu rasakan? Pasti rasanya suka dan bersyukur sebab Tuhan selalu memberikan kesempatab bagi kita untuk mampu hidup di dunia ini. Jika kita selalu kecil, kembali th. serupa terhitung bersama bersama topi kembali tahun, kado, balon warna warni dan juga perayaan kembali th. bersama bersama keluarga dan teman. Perayaan kembali th. menjadi peristiwa yang ditunggu-tunggu sebab kala kembali th. banyak kawan yang memeberikan hadiah. Mungkin tidak cuma anak kecil saja, tapi orang dewasa terhitung kadang kala selalu tunggu peristiwa khusus ini lebih-lebih kecuali dihabiskan bersama bersama orang terkasih.
Ulang th. memang serupa terhitung bersama bersama kebahagiaan dan kemewahan. Namun, pernahkan kita paham bahwa mesti tersedia yang kita syukuri didalam peristiwa kembali th. ini. Mari kita menjadi paham arti katanya lebih-lebih dahulu. Selamat kembali tahun. Dimulai dari kata pertama yaitu selamat. Selamat bermakna suatu kata harapan supaya orang yang diucapkan itu selamat dan supaya kiranya penyertaan Tuhan selalu tersedia padanya. Kata yang ke dua yaitu kembali tahun.
Ulang th. bermakna ulangilah th. yang baru bersama bersama umur yang baru. Selamat kembali th. bermakna suatuu harapan supaya kiranya Tuhan menyertai di th. yang baru. Saya pernah mendengar tersedia seseorang yang berbicara layaknya ini kala kembali tahunnya dirayakan “Di hari kembali th. saya ini, saya menjadi suka sekaligus sedih. Senang sebab Tuhan selalu memberikan saya kesempatan dan tingkatkan umur saya. Sedih sebab umur hidup saya telah berkurang satu.” Jujur saya pribadai tidak sependapat bersama bersama orang tersebut. Saya tidak sependapat sebab kembali th. merupakan peristiwa membahagiakan saja sebab disana kita mampu merasakan kasih Allah yang selalu tercurah.
Selain itu, kita terhitung mampu mengoreksi diri kita kekeliruan apa yang telah kita perbuat di th. sebelumnya. Menurut saya, kala berulang th. tidak mesti tersedia suatu perihal yang disedihkan. Jika umur hidup kita berkurang satu bukankah itu menjadi suatu peringatan bagi kita untuk lebih dekat kepadaNya?
Disaat kita berulang tahun, doa dan ucapan selamat tentu diucapkan oleh keluarga dan teman-teman kita. Ada pula yang memberikan kita hadiah yang kita sukai atau suatu perihal yang kita inginkan. Bukan cuma manusia saja yang layaknya itu, Tuhan terhitung memberikan hadiah terindah bagi kita.
Apakah itu?
 “Umur panjang tersedia di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Amsal 3:16.
Dalam Amsal disebutkan bahwa Tuhan mampu memberikan umur panjang, kekayaan dan juga kehormatan. Ketika Tuhan memberikan kita umuryang panjang, tentu kita mampu suka bukan sebab kita mampu nikmati indahnya dunia dan kasih Tuhan lebih lama lagi. Ketika Tuhan memberikan kekayaan, kita terhitung tentu tidak mampu menolaknya sebab tidak tersedia manusia yang menghendaki hidup tersedia problem dan juga kekurangan. Ketika Tuhan memberikan kehormatan, kita terhitung tentu tidak mampu mencegahnya bukan? Karena terhadap dasarnya kita memang menghendaki dihormati dan dihargai sebagaimana mestinya. Benar kecuali manusia butuh ketiga mengenai tersebut. Namun, yang mesti diingat adalah semua itu merupakan bonus yang diberikan Tuhan kepada kita supaya kita patut bersyukur kepadaNya.
Namun, tidak semua orang merasakan suka di hari kembali tahunnya. Ada yang menjadi sedih sebab tidak mampu merayakannya bersama bersama orang yang dikasihinya. Ada pula yang sedih dan menjadi kehilangan sebab di hari kembali tahunnya, ia mesti kehilangan orang yang disayanginya. Ada pula yang membenci kembali tahunnya sendiri sebab di kala dia berulang th. cuma tersedia kesakitan dan kekecewaan supaya ia risau kecuali usianya bertambah. Ya, tidak semua orang seberuntung kita yang mampu merayakan kembali th. bersama bersama orang yang kita kasihi. Oleh sebab itu, Tuhan mampu memberikan hadiah yang paling baik untuk kita yaitu kebahagiaan dan penyertaan kasih Tuhan. Kebahagiaan dan kasih Tuhan bukanlah suatu perihal yang mampu dibeli dan diberikan oleh kawan kita. Kebahagiaan dan kasih Tuhan merupakan hadiah yang mampu Tuhan memberikan kepada kita. Hadiah yang tidak ternilai harganya.
Dipertambahan umur saudara hari ini, mari kita renungkan lebih dari satu hal.
1. Apakah saya telah menjalani kehidupan yang Tuhan percayakan bersama bersama baik?
Mari kita renungan ini lebih-lebih dahulu. Disepanjang hidup yang kita jalani, sudahkan kita menjalaninya bersama bersama baik? Menjalani kehidupan bersama bersama baik seturut bersama bersama kehendakNya merupakan keliru satu wujud ucapan syukur kita kepadaNya sebab kita telah diberi nafas kehidupan sampai hari ini. Anda dan saya selalu mampu berada di tempat ini bukan sebab kuat dan hebat kita dan bukan pula sebab kepintaran dan kekayaan yang kita miliki. Kita selalu mampu berada di tempat ini sebab kasihNya kepada kita. Oleh sebab itu, kita mesti menjalani hidup ini bersama bersama baik. Jika kalau besok Tuhan memanggil kita apa kita telah siap dan percaa bahwa kita mampu bersama bersama denganNya? Ingatlah bahwa hidup manusia terbatas. Tidak tersedia yang paham kapan kita mampu dipanggil Tuhan. Oleh sebab itu, jalanilah hidupmu bersama bersama baik. Jika dirasa th. kemudian belum menjalaninya bersama bersama baik, maka di th. yang baru kita mesti menjalaninya bersama bersama sebaik mungkin.
2. Sudahkah saya bersyukur kepada Tuhan atas masing-masing apa yang saya alami?
Bersyukur merupakan wujud ucapan menerima kasih kita kepada Tuhan. Bersyukur mesti dijalankan masing-masing kala dan kapan saja. Jangan cuma kita bersyukur kala yang membahagiakan saja, tapi didalam situasi sedih pun kita mesti bersyukur. Mari kita renungakan kembali, apakah skita telah bersyukur kepada Tuhan mampu masing-masing apa yang kita alami didalam kehidupan ini? Jika belum, mari kita menjadi bersyukur kepadaNya. Terlebih kecuali terhadap hari ini Tuhan telah memberikan umur kita. Tentu saja itu sunggh khusus sebab Tuhan selalu mengijinkan kita untuk merasakan kasihNya didalam hidup kita.
3. Sudahkah saya menjunjung hidup ini sebagaimana mestinya?
Menghargai hidup bermakna tidak menyia-nyiakan kehidupan. Menghargai hidup bermakna terhitung menjunjung kala yang telah Tuhan memberikan dan percayakan kepada kita. Apakah kita telah menjunjung kehidupan yang telah Tuhan berikan? Jika belum, marilah kita hargai hidup ini sebab tidak semua orang memperoleh kesempatan untuk merasakan kehidupan yang lama.
4. Apa yang mesti saya jalankan dipertambahan umur saya?
Ini merupakan pertanyaan paling akhir yang mesti kita lakukan. Apa yang menghendaki kamu jalankan di pertambahan umur kamu yang baru? Ingin memengaruhi diri? Ingin belajar lebih sungguh? Ingin menjadi lebih dewasa? Itu semua bergantung anda. Jika th. di awalnya apa yang kamu menghendaki belum mampu kamu jalankan dan belum tercapai, mari kala ini jalankan dan meraih semua itu. Mintalah penyertaan Tuhan dan bimbinganNya.
Dipertambahan umur kamu terhadap kala ini, marilah bersikap lebih dewasa dan mensyukuri segala paa yang kamu miliki. Wujudkanlah dan lakukanlah apa yang tidak sempat kamu jalankan padatahun sebelumnya. Jadilah khusus yang lebih baik kembali dan dewasa didalam iman bukan cuma secara fisik saja. Mengucap syukurlah sebab terhadap kala ini, kamu selalu dipercayakan dan diberkati Tuhan bersama bersama satu th. pertambahan umur anda. Selamat kembali tahun. Kiranya damai dan berkat dari Allah Bapa menyertai anda. Tuhan Yesus memberkati.
AYAT ALKITAB MOTIVASI
Karena Hidupmu Berharga Bagi Allah
Bacaan: Yesaya 43:1-7
“Oleh sebab engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai pindah nyawamu,”
Yesaya 43:4
Pernahkan kita menjadi hidup kita tidak berharga?
Tidak berharga sebab menjadi orang lain selalu merendahkan kita dan tidak menganggap kita ada. Merasa tidak berharga sebab belum mampu berbuat layaknya yang orang lain perbuat. Merasa tidak berharga sebab tidak dicintai. Atau apalagi menjadi tidak berharga sebab dirinya bukan siapa-siapa. Akibatnya hidup kita menjadi penuh kecemasan, katakutan, kekhawatiran, menjadi tidak diperdulikan dan banyak pemikiran negatif yang mampu nampak mencukupi hati dan pikiran. Tanpa disadari, semua perasaan itu justru mengakibatkan kita tidak berkembang dan mengakibatkan kita kehilangan percaya diri.
Apakah kita paham bahwa kita berharga bagi Allah?
Dalam Matius 10:30-31 dikatakan demikianlah “Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, sebab kamu lebih berharga dari terhadap banyak burung pipit.”
Dalam ayat ini paham dikatakan bahwa kita ini berharga dimatanya. Jika burung pipit saja berharga dimatanya, bagaimana bersama bersama kita yang merupakan ciptaanNya yang mulia. Kita tentu jauh lebih berharga bukan? Buktinya, Ia selalu menyertai kita dimanapun kita berada. Ketika banyak orang menganggap kita tidak berharga, tidak menerima kita apalagi dunia ini pun menolak kita, ingatlah selalu tersedia Tuhan yang selalu tersedia beserta bersama bersama kita. Kita adalah ciptaanNya yang berharga.
Pertanyaan berikutnya, mengapakah kita berharga bagiNya?
Kita berharga bagiNya bukan sebab kebaikan yang telah kita perbuat bukan terhitung sebab berlebihan yang kita miliki. Kita berharga bagiNya sebab kita ini merupakan anak yang dikasihiNya. Ketika seseorang paham bahwa ia begitu berharga bagi Allah, ia mampu mengusahakan untuk membalas cinta kasih Tuhan itu bersama bersama langkah merenungkan firmanNya didalam kehidupan sehari-hari, bertumbuh di didalam kebenaran mampu Allah dan juga bersyukur dan tidak mampu menjadi tidak berharga lagi.
Sungguh, kita begitu berharga bagiNya. Ia apalagi merelakan anakNya yang tunggal untuk menebus dosa kita supaya kita tidak jatuh ke didalam maut. Ia adalah Bapa kita yang amat mengasihi kita. Bapa kita di dunia saja menganggap kita berharga bagaimana bersama bersama Bapa di Sorga?
Mari kita mengakses Alkitab kita dari Lukas 15:11-32 mengenai Perumpamaan mengenai anak yang hilang. Dalam perikop selanjutnya dijelaskan bahwa tersedia seorang anak yang  pergi meninggalkan kasih dan kenyamanan yang diberikan oleh Bapanya. Ia memilih pergi cuma untuk menggembirakan dirinya. Ketika terjadi bencana kelaparan di seluh negeri, anak itu kembali ke tempat tinggal Bapanya untuk menghendaki maaf dan menghendaki pekerjaan.
Namun apa yang terjadi?
Apakah Bapanya mengusir anak itu?
Tidak.
Bapnya justru berlari ke arahnya kemudian merangkul dan menciumnya.Ini bukan cuma hanya merupakan kasih. Ini sebab Bapa itu menganggap anaknya sungguh berharga. Bapa di sorga terhitung begitu. Ketika kita mampir kepadaNya, memohon kasihNya, Ia tentu mampu menerima kita dan merangkul kita sebab kita berharga bagiNya. Ia tidak menghendaki kehilangan kita. Sekarang mari kita melihat tanda yang memperlihatkan kita berharga bagiNya.
1. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita
Ulangan 31:6 “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah risau dan jangan gemetar sebab mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang terjadi menyertai engkau; Ia tidak mampu membiarkan engkau dan tidak mampu meninggalkan engkau.” Disini telah amat paham bahwa Tuhan tidak mampu meninggalkan kita. Tuhan tidak mampu meninggalkan kita sebab kita begitu berharga dimataNya. Ia selalu menyertai kita dan tidak mampu membiarkan kita terjadi sendiri. Disaat teman-teman apalagi orang paling dekat meninggalkan kita, janganlah risau dan bimbang sebab selalu tersedia Tuhan yang selalu menyertai kita. Disaat kita sedih Ia mampu memberikan kita Roh Penghiburan. Disaat kita lemah Ia mampu memberikan kekuatan. Disaat kita didalam kesesakan, Ia mampu memberikan kita kelegaan. Sungguh besar kasih Tuhan bukan didalam hidup kita?
Oleh sebab itu, janganlah kamu berkesinambungan menganggap kamu sendiri di dunia ini. Jangan kembali kamu berpikir bahwa tidak tersedia yang peduli kepadamu. Tuhan mengasihi dan mempedulikanmu sebab kamu berharga bagiNya. Ia mampu selalu bersama bersama kita sampai akhir hayat kita. “Sampai jaman tuamu Aku selalu Dia dan sampai jaman putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan rela menanggung kamu terus; Aku rela memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”
2. Tuhan peduli bersama bersama hal-hal kecil didalam hidup kita
“Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.” Matius 10:30. Tuhan paham masing-masing apa yang tersedia didalam diri kita. Ia apalagi paham kuantitas rambut yang tersedia dikepala kita. Dia paham apa yang kita pikirkan, rasakan dan apa yang kita perbuat. Ia paham segala suatu perihal mengenai kita melebihi kita. Ia peduli bersama bersama kita supaya kasihNya selalu tercurah atas kita. Ia mampu mencukupi segala apa yang kita perlukan. Sebelum kita menghendaki kepadaNya, Ia telah paham lebih-lebih dahulu apa yang kita pinta. Dia paham masing-masing luka hati kita. Dia paham mampu masing-masing apa yang kita rasakan. Persaan sedih, senang, kecewa maupun putus asa Ia tahu. Ia paham apalagi sebelum kita lahir ke didalam dunia ini. Jika layaknya itu, bukankah kita sungguh berharga bagiNya? Percayakanlah semua kehidupan kita kepadaNya sebab Ia mampu menjadikan semuanya baik menurut kehendakNya.
3. Kita adalah anakNya
“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, supaya kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia” 1 Yohanes 3:1.
Kita telah diangkat menjadi anak olehNya sebab Ia mengasihi kita dan kita berharga dimataNya. Sebagai seorang anak tentu kita punyai hak untuk menerima janjiNya.
Ini tercantum didalam Roma 8:17 “Dan kecuali kita adalah anak, maka kita terhitung adalah pakar waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang mampu menerimanya berbarengan bersama bersama Kristus, yaitu kecuali kita menderita berbarengan bersama bersama Dia, supaya kita terhitung dipermuliakan berbarengan bersama bersama Dia.”
Tidak peduli apa yang kamu rasakan mengenai dirimu sendiri, tidak peduli seberapa tidak sempurnanya kamu, kenyataan bahwa Tuhan telah menciptakanmu sempurna sebab serupa seturut bersama bersama gambarNya telah lebih dari memadai sebagai bukti bahwa Ia mengasihi mu dan kamu berharga bagiNya.
Jika terhadap kala ini kamu menjadi gagal, menjadi putus asa terhadap dirimu, mereka tidak diterima dan tidak diterima oleh orang-orang disekitarmu, ingatlah dan ketahuilah bahwa kamu selalu berharga dimataNya. Yang menjadikanmu tidak berharga adalah orang lain dan perasaan tidak berharga yang tersedia didalam hati dan pikiranmu.
Tuhan tidak  pernah menganggap kamu tidak berharga. Saking berharganya kamu bagi Dia, Dia tidak menghendaki kamu bersedih dan kehilangan kasihNya. Oleh sebab itu, marilah kita mensyukuri kasih yang Ia memberikan bagi kita. Ingatlah kita berharga bagiNya. Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar